Skip to main content
KegiatanUmum

Mahasiswa Antropologi FISIP UI Sulap Perpusat Jadi Ruang Eksplorasi Biokultural

By Juni 11, 2026No Comments2 min read

DEPOK, Ada yang berbeda dari suasana Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia (Perpusat UI) pada Kamis, 4 Juni 2026 lalu. Ruang yang biasanya tenang untuk membaca, hari itu disulap menjadi ruang pameran sains dan seni yang dinamis. Mahasiswa program sarjana Departemen Antropologi FISIP UI Angkatan 2025 sukses menggelar Art Exhibition Antropologi Biologi bertajuk “Keanekaragaman Manusia dalam Perspektif Evolusi dan Interaksi Biokultural”.

Berbeda dengan ujian pada umumnya yang berbasis kertas atau digital, pameran karya akhir ini digelar sebagai bentuk pemenuhan Ujian Akhir Semester (UAS). Melalui metode ini, mahasiswa ditantang untuk merefleksikan dan mengomunikasikan hasil pembelajaran mereka selama satu semester penuh kepada publik secara visual dan interaktif.

Dalam eksibisi ini, para pengunjung tidak hanya sekadar melihat infografis, melainkan diajak berinteraksi langsung melalui berbagai instalasi seni kreatif, diorama, maket evolusi, hingga wahana interaktif yang seluruhnya dirancang dan dibuat langsung oleh tangan-tangan kreatif mahasiswa.

Pameran dirancang mengalir secara kronologis, memandu pengunjung melewati tujuh tema besar antropologi biologi, yaitu:

  1. Evolusi dan Mekanisme Biologis – Membedah dasar-dasar hukum evolusi pada makhluk hidup.
  2. Cetak Biru Kehidupan – Mengeksplorasi ranah genetika dan kromosom manusia.
  3. Dunia Primata dan Masa Lalu – Menengok rekam jejak paleoantropologi.
  4. Asal-Usul Manusia dan Kemanusiaan – Menelusuri titik awal pembentukan spesies Homo sapiens.
  5. Dekonstruksi Ras dan Variasi Biologis Manusia – Memberikan tinjauan kritis atas konsep ras dari sudut pandang ilmiah.
  6. Adaptasi Lingkungan dan Evolutionary Mismatch – Mengulas bagaimana tubuh manusia merespons perubahan zaman yang terlalu cepat.
  7. Masa Depan, Genomik, dan Biopolitik – Membaca arah masa depan manusia di era rekayasa genetik.

Kegiatan yang diinisiasi oleh kelas Antropologi Biologi ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari sivitas akademika UI maupun pengunjung umum. Melalui pendekatan biokultural, pameran ini berhasil menjembatani jurang antara sains murni dan realitas sosial-budaya masyarakat.