Dr. phil. Geger Riyanto adalah antropolog sosial dengan fokus pada kajian sosial-budaya Indonesia, khususnya mengenai indigenitas, hubungan antarkelompok, dan resource frontiers di kawasan timur Indonesia. Ia menempuh pendidikan doktoral di Universität Heidelberg, Jerman, dengan disertasi yang mendapat penghargaan dari Frobenius Institute. Penelitiannya menelaah bagaimana identitas, relasi kuasa, dan sejarah lokal beroperasi dalam konteks frontier sumber daya serta konflik sosial. Selain publikasi akademik, Geger juga aktif menulis opini di media populer untuk menjembatani antropologi dengan wacana publik kontemporer. Ia berkomitmen memperkuat antropologi publik di Indonesia melalui kombinasi riset mendalam, refleksi kritis, dan keterlibatan sosial.
Profil dan Minat Riset
Pendidikan
- S1 Sosiologi, Universitas Indonesia (2008)
- S2 Antropologi, Universitas Indonesia (2015)
- S3 Antropologi, Universität Heidelberg, Jerman (2022)
Publikasi Pilihan
- Riyanto, G. (2025). Indigeneity as a sphere of differences: State enclosure and counter-enclosure of rural spaces in Indonesia. Anthropological Theory, 0(0), 1-25.
- Riyanto, G. (2024). From Bizarre Encounters to Native Strangeness: Indigenous Otherness and Insider-Outsider Interactions in Indonesia. Critical Asian Studies, 56(1), 137–153.
- Riyanto, Geger. (2024). “Mocking While Working With Problematic Representations: The Irony of Ethnographic Sensibility in Indonesia.” Anthropology and Humanism 49 (1): 25–32.
- Riyanto, G. (2023). Beyond Sedentary Bias: An Ethnographic Reflection of Deforestation in Seram, Eastern Indonesia. The Asia Pacific Journal of Anthropology, 24(4), 312–316.
- Riyanto, G. (2022). Suspicion and Overlapping Orders of Precedence: Imagining Secret History in Founder-Focused Societies of Eastern Indonesia. Oceania, 92: 213-228.
Mata Kuliah
- Organisasi Sosial dan Sistem Kekerabatan;
- Teori Antropologi Klasik
- Religi dan Magi dalam Antropologi
- Etnografi Indigenitas
