Dr. phil. Imam Ardhianto adalah Ketua Departemen Antropologi UI periode 2024–2028, dosen, dan peneliti dengan fokus pada studi agama, ritual, dan perawatan kesehatan. Risetnya mengeksplorasi hubungan antara praktik ritual, gagasan religius, dan infrastruktur biomedis modern, khususnya dalam konteks perawatan paliatif dan end-of-life care. Ia meneliti keterkaitan religi, magi, dan kekerabatan dalam dinamika politik, transformasi sosial, dan lingkungan hidup, baik di wilayah pedalaman maupun perkotaan. Dengan latar belakang studi lintas institusi di Indonesia, Prancis, dan Jerman, Imam membawa pendekatan komparatif dan reflektif untuk memahami perubahan keagamaan dan praktik sosial di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Penelitiannya menempatkan isu agama dalam relasi erat dengan transformasi ruang hidup dan kesehatan, sekaligus memberikan kontribusi pada diskursus antropologi agama dan medis.
Profil dan Minat Riset
Pendidikan
- S1 Antropologi, Universitas Indonesia (2006)
- S2 Antropologi, Universitas Indonesia (2013)
- S2 Geografi dan Antropologi, EHESS Prancis (2014)
- S3 Antropologi, University of Freiburg, Jerman (2019)
Publikasi Pilihan
- Ardhianto, I. (2022). Hierarchies of power: evangelical Christianity and Adat transformation in Indonesian Borneo. Singapore, SG: Palgrave Macmillan.
- Ardhianto, I., & Claudia, L. (2023). Antropologi Kristianitas: Tinjauan Tantangan, Batas-batas, dan Peluang Kajian Perubahan Keagamaan dalam Disiplin Antropologi. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 25(2).
- Ardhianto, I., & Prasetyo, I. (2023). Precarious frontier and the handling of COVID-19 in Indigenous communities in Borneo. Melbourne Asia Review, 2023(16).
- Ardhianto, I. (2023). Trans-Cultural Encounters, Positionalities, and Socio-Historical Burdens: A Reflection from a Muslim Anthropologist on Studying Christianity in Central Borneo. In In Tandem–Pathways towards a Postcolonial Anthropology| Im Tandem–Wege zu einer postkolonialen Ethnologie (pp. 149-165). Wiesbaden: Springer Fachmedien Wiesbaden.
- Ardhianto, I. (2018). Contemporary Islamic movement, popular culture and public sphere in Indonesia: The #IndonesiaTanpaJIL movement. Archipel. Études interdisciplinaires sur le monde insulindien, (95), 151-171.”
- Ardhianto, I. (2017). The politics of conversion: religious change, materiality and social hierarchy in Central Upland Borneo. The Asia Pacific Journal of Anthropology, 18(2), 119-134.
Mata Kuliah
- Sejarah Kebudayaan Manusia
- Organisasi Sosial dan Sistem Kekerabatan
- Teori Antropologi Klasik
- Religi dan Magi dalam Antropologi
- Metode Penelitian Antropologi
- Antropologi Terapan
- Ekonomi Kemanusiaan dan Bencana
- Tradisi, Modernitas, dan Perubahan Sosial
