Skip to main content
Dosen

Irwan Martua Hidayana, M.A., Ph.D.

Profil dan Minat Riset

Irwan Martua Hidayana, Ph.D. adalah antropolog medis yang dikenal luas atas kontribusinya dalam kajian kesehatan, gender, dan seksualitas di Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Antropologi FISIP UI periode 2021–2024 dan kini menjadi Chair Klaster Global Health, Wellbeing, and Care, sekaligus Senior Researcher di Pusat Kajian Gender dan Seksualitas UI. Penelitiannya berfokus pada kesehatan seksual dan reproduksi, keragaman gender dan seksual, kekerasan berbasis gender, antropologi farmasi, serta isu-isu lingkungan seperti pengelolaan sampah plastik. Ia memadukan pendekatan antropologi medis dengan perspektif kritis gender untuk mengungkap dinamika kuasa dan agensi dalam pengalaman kesehatan masyarakat. Karyanya banyak memberikan kontribusi dalam memahami praktik sosial dan kebijakan publik yang berhubungan dengan kesehatan perempuan, tubuh, dan lingkungan. Sebagai akademisi yang aktif, ia secara konsisten mempublikasikan hasil riset di jurnal internasional bereputasi dan membangun jejaring penelitian global yang menempatkan isu kesehatan Indonesia dalam diskursus antropologi kontemporer.

Pendidikan

  • S1 Antropologi, Universitas Indonesia (1987)
  • S2 Antropologi, Ateneo de Manila University (1994)
  • S3 Antropologi Medis, University of Amsterdam (2012)

Publikasi Pilihan

  • Hidayana, I. M. (2024). The Medicalization of Female Genital Cutting (FGC) in Indonesia: A Complex Intersection of Tradition, Religion, and Human Rights. Current Sexual Health Reports 16 (4), 217-220.
  • Pakasi, D. T. and I. M. Hidayana (2024). Young Women’s Agency and the Social Navigation of Divorce from Child Marriage in West Java, Central Java, and West Lombok, Indonesia. Asian Women, 40 (2), 95-121.
  • Van Eekert, N., I. M. Hidayana, et al. (2024). Rethinking the Definition of Medicalized Female Genital Mutilation/Cutting. Archives of Sexual Behavior 53 (2), 441-453.
  • Pakasi, D. T., I. M. Hidayana (2024). Gendered community-based waste management and the feminization of environmental responsibility in Greater Jakarta, Indonesia. Gender, Technology and Development vol 28 (2).
  • Kok, M. C., I. M. Hidayana (2023) Drivers of child marriage in specific settings of Ethiopia, Indonesia, Kenya, Malawi, Mozambique and Zambia – findings from the Yes I Do! baseline study. BMC Public Health 23:794
  • Kakal, T., I. M. Hidayana(2022) What makes a woman? Understanding the reasons for and circumstances of female genital mutilation/cutting in Indonesia, Ethiopia and Kenya. Culture, Health & Sexuality 25 (7), 897-913.

Mata Kuliah

  • Keterampilan Akademik dalam Antropologi
  • Menjadi Manusia: Perspektif Antropologi
  • Antropologi Ekonomi
  • Organisasi Sosial dan Sistem Kekerabatan
  • Antropologi Medis
  • Antropologi Gender dan Seksualitas
  • Antropologi Kesehatan, Tubuh, dan Care