Dasar-dasar Antropologi Sosial Budaya
Mata kuliah ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan pengetahuan mahasiswa mengenai ruang lingkup dan konsep‐konsep dasar dalam antropologi sosial kultural. Pokok‐pokok bahasan terdiri atas sejarah dan pembagian sub‐sub disiplin antropologi dengan penekanan pada kajian kebudayaan, etnis, religi, organisasi sosial, politik, kekerabatan, seni, teknologi, media, dan bidang sosial kultural lainnya serta relevansi antropologi dengan kehidupan masa kini.
Paradigma Antropologi A
Mata kuliah ini bertujuan memperkenalkan dasar-dasar konsep yang berperan dalam memberikan batasan subjek penelitian dalam antropologi sosial. Kata “Sosial” yang dimaksud dalam perkuliahan ini merujuk pada perkembangan konsep masyarakat, struktur sosial, dan proses sosial di dalam antropologi yang dipengaruhi dan mempengaruhi disiplin ilmu sosial secara umum. Beberapa pemikiran yang dirujuk antara lain perkembangan antropologi di Inggris, Perancis, dan Jerman yang mewarnai pemikiran disiplin antropologi dan terwakili dalam paradigma struktural-fungsionalisme, fungsionalisme, strukturalisme, exchange-transaksionalisme, kekuasaan (Marxisme-Foucault), practice theory, dan action-network theory (perspektif Latourian).
Paradigma Antropologi B
Mata kuliah ini bertujuan memperkenalkan dasar-dasar konsep yang berperan dalam memberikan batasan subyek penelitian dalam antropologi budaya. Istilah budaya pada bagian ini merujuk pada konsep-konsep yang dipengaruhi secara kuat oleh pendekatan hermeneutik dan semiotik dan secara khusus mengulas aspek kebudayaan sebagai proses semiotik dan penafsiran yang melatarbelakangi tindakan sosial. Beberapa dasar konsep yang diperkenalkan dalam kelas ini termasuk di antaranya simbol, tanda, makna, nilai, pengalaman, dan afeksi sebagaimana berkembang dalam tradisi antropologi budaya di tradisi pemikiran Amerika.
Metode Penelitian Antropologi (Overview Prinsip-Praksis)
Mata kuliah ini memuat bahasan tentang etnografi sebagai metode penelitian utama dalam kajian antropologi. Secara khusus, peserta kuliah ini akan difasilitasi untuk memahami perspektif dan metode penelitian etnografi serta ragam perkembangan mutakhir dari metode ini seperti etnografi multisitus, autoetnografi, etnografi kolaboratif, etnografi visual and virtual. Dalam kuliah ini juga akan dibahas tahap-tahap pelaksanaan kegiatan etnografi dan beragam teknik penelitian etnografi dan sumber data yang dapat digunakan, sekaligus diikuti oleh praktik langsung oleh mahasiswa. Di akhir kuliah, mahasiswa diminta untuk menyusun statement of intent (SOI) yang sesuai dengan tema dari tesis/disertasi mereka.Kuliah ini memuat bahasan tentang etnografi sebagai metode penelitian utama dalam kajian antropologi. Secara khusus, peserta kuliah ini akan difasilitasi untuk memahami perspektif dan metode penelitian etnografi serta ragam perkembangan mutakhir dari metode ini seperti etnografi multisitus, autoetnografi, etnografi kolaboratif, etnografi visual and virtual. Dalam kuliah ini juga akan dibahas tahap-tahap pelaksanaan kegiatan etnografi dan beragam teknik penelitian etnografi dan sumber data yang dapat digunakan, sekaligus diikuti oleh praktik langsung oleh mahasiswa. Di akhir kuliah, mahasiswa diminta untuk menyusun statement of intent (SOI) yang sesuai dengan tema dari tesis/disertasi mereka.
Kapita Selekta: Perkenalan Klaster Topik Peminatan
Mata kuliah ini bertujuan untuk mengenalkan ruang lingkup pendekatan dan konsep-konsep pada mata kuliah-mata kuliah peminatan.
Penulisan Ilmiah
Mata kuliah ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami proses menyiapkan naskah publikasi di jurnal ilmiah yang bersumber dari topik penelitian mahasiswa
Colloquium
Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan esensial dalam menyusun dan mempresentasikan penelitian dengan efektif, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menyimak dan mempertukarkan pemikiran tentang riset. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif, di mana mahasiswa secara aktif terlibat dalam proses belajar. Mereka diberi kesempatan untuk berdiskusi, bekerja dalam kelompok, dan menyampaikan ide-ide mereka, menciptakan lingkungan yang mendukung terbentuknya kultur akademik yang terbuka dan produktif di bidang antropologi. Diskusi dan pertukaran pemikiran ini mempromosikan kolaborasi, kerjasama, dan eksplorasi intelektual di antara mahasiswa, memberikan pondasi yang kokoh untuk pengembangan kemampuan akademis dan profesional mereka. Mahasiswa berkewajiban melakukan presentasi minimum 2 kali dalam mata kuliah ini.
Diseminasi
Mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam menyampaikan ide penelitian atau karya antropologis mereka kepada audiens yang dianggap relevan untuk kepentingan proyek merek, entah itu dari kalangan akademik maupun umum. Proses ini akan membekali mahasiswa cara mengkomunikasikan ide-ide mereka secara efektif kepada orang lain sekaligus memungkinkan ide penelitian antropologis mereka tersebar lebih luas. Kegiatan seminar mencakup aktivitas presentasi makalah yang disampaikan forum akademik terbuka seperti seminar, simposium, dan workshop yang diselenggarakan oleh institusi akademik, instansi pemerintah atau organisasi masyarakat sipil. Publikasi dapat dilakukan dalam bentuk artikel jurnal nasional terakreditasi, majalah ilmiah popular, atau bab dalam buku bunga rampai.
Tesis Etnografi/Tesis Studi Pustaka
Mata kuliah ini membimbing mahasiswa untuk menyusun penelitian atau karya antropologi. Mereka diberi kesempatan untuk mengembangkan proyek mandiri dengan arahan dan dukungan pembimbing. Setelah selesai, karya mereka diuji untuk menilai kelayakannya sebagai karya ilmiah, melalui presentasi dan evaluasi. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk menilai kualitas akademis dari penelitian yang dilakukan, tetapi juga memberikan umpan balik yang konstruktif kepada mahasiswa agar mereka dapat terus berkembang sebagai peneliti dan akademisi yang lebih baik. Dengan demikian, mata kuliah ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis dalam melakukan penelitian antropologi, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemikir independen dan kritis dalam bidang studi mereka.
